Bahayakah Cairan Kecoklatan Pada Vagina

pada saat di area sekitar vagina muncul cairan yang tidak seharusnya keluar memang cairan ini biasanya akan disebut sebagai cairan keputihan. Keputihan sendiri sebenarnya merupakan hal yang wajar dialami oleh wanita dari beragam usia namun memang keputihan memiliki warna tertentu yang pada masing – masing warna dari keputihan ini memiliki arti yang berbeda – beda.

Misalkan saja keputihan yang memiliki warna cokelat. Baik itu warna cokelat muda atau warna cokelat gelap yang diberikan sebenarnya memiliki tanda tertentu atas kondisi tubuh orang yang mengalaminya tersebut. Keputihan sendiri juga memegang peranan penting bagi sistem reproduksi wanita sebagai proses dalam pembuangan cairan yang dihasilkan oleh kelenjar didalam serviks dan juga vagina. dan kemudian cairan ini akan membawa beberapa bakteri dan juga sel mati yang dapat membantu mencegah infeksi dan dapat membuat vagina tetap bersih. Lalu sebenarnya bahaya atau tidak keputihan berwarna cokelat dan apa penyebabnya? Yuk kita ulas secara detail informasi tersebut di bawah ini!

Informasi Cairan Kecoklatan Pada Vagina Dan Penyebabnya

Bagi Anda yang mengalami masa munculnya cairan cokelat pada vagina, ini merupakan keputihan berwarna cokelat yang biasanya terjadi ketika akhir periode menstruasi seorang wanita atau juga dapat terjadi pada masa kehamilan. Jika keputihan Anda ini tidak berbau dan tidak disertai dengan rasa gatal yang mengganggu area vagina maka keputihan cokelat Anda ini masih merupakan keputihan yang aman dan normal.

Ada beberapa aspek yang dapat menjadikan keputihan cokelat pada wanita selain karena menstruasi atau pada kehamilan diantaranya :

Pendarahan yang disebabkan oleh implantasi janin

Keputihan cokelat dapat disebabkan oleh proses penanaman telur yang telah dibuahi pada dinding rahim seorang wanita. Dan keputihan cokelat ini terkadang dapat berubah warna menjadi merah muda atau cokelat muda yang merupakan tanda awal kehamilan. Keputihan ini terjadi kurang lebih selama 14 hari dan merupakan hal yang normal pada wanita.

Atrofi vaginitis

Kondisi yang satu ini merupakan suatu periode keputihan pada wanita yang terjadi karena wanita tersebut kekurangan hormon estrogen. Pada atrofi vaginitis juga vagina nantinya akan mengalami kondisi peradangan yang terjadi sebagai akibat dari rusaknya jaringan otot dan produksi cairan lubrikasi yang menurun.

Dan jika benar memang Anda sedang mengalami masalah keputihan berwarna cokelat mungkin saja karena kondisi atrofi vaginitis yang diderita, maka Anda dapat merasakan sakit ketika Anda melakukan hubungan intim seperti telah habis melakukan proses cara menggugurkan kandungan. Bahkan vagina Anda akan terasa kering dan berlanjut pada keperihan yang Anda rasakan. Anda perlu periksa ke dokter ketika merasakan gejala yang demikian.

Semoga informasi yang kami berikan diatas untuk Anda tentang Informasi Cairan Kecoklatan Pada Vagina Dan Penyebabnya bermanfaat. Dan semoga menjadi informasi terbaik untuk Anda.